Cerita Prajurit TNI AD Terima Samurai karena Kemampuannya Diakui oleh Komandan Jepang

Muhibudin Kamali
Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani dikenal memiliki kecerdasan serta kemampuan yang mumpuni sehingga diakui oleh komandannya dari Jepang. (Foto: Instagram Revolusi-1965)

Pada tahun 1958 dia diangkat sebagai Komandan Komando Operasi 17 Agustus di Padang, Sumatra Barat untuk menumpas pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Selain PRRI, Ahmad Yani juga turut andil dalam perebutan Irian Barat. Presiden Soekarno pun senang akan keberadaan dirinya dalam setiap operasi yang ditugaskan.

Tahun 1962, dirinya diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Ahmad Yani difitnah dan dituduh ingin menjatuhkan Presiden Soekarno oleh PKI. 

Pada 1 Oktober 1965 dini hari dia diculik oleh gerombolan PKI, lalu dibunuh. Jasadnya ditemukan di daerah Lubang Buaya. Ahmad Yani dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata Jakarta.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Sambut HUT ke-65, Kostrad Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Nasional
2 hari lalu

TNI AD Siapkan Prajurit untuk Pasukan Perdamaian di Gaza, Fokus Kesehatan dan Zeni

Buletin
6 hari lalu

Viral Video Anies Baswedan Ajak Tiga Intel Foto Bareng, TNI AD Bilang Begini

Nasional
14 hari lalu

TNI AD Harap Masalah Penjual Es Kue Jadul Tak Berlarut, Tegaskan Salah Paham

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal