Dia rela handphone kesayangannya dipegang oleh sang anak bernama Octaviandi Utama Kautsar yang berusia 11 tahun.
"Saya sih biar dia enggak nangis atau ngerasa ada sakit gitu, saya kasih main handphone," jelas Ningsih di lokasi.
Ningsih menunggu di luar bilik dan tak ikut masuk menemani sang anak. Dia mengaku memiliki rasa tidak tega melihat anaknya berteriak meringis kesakitan.
"Saya enggak tega mau deketin Octa ke dalam. Padahal sebelumnya kan sudah saya bilang, sunat enggak sakit," ungkapnya.
Ketika selesai disunat Octa mengaku tidak takut sama sekali. Dia juga tak merasakan sakit sebab sudah disuntik bius penghilang rasa terlebih dulu.