Cerita Kompol Syarif, Mimpi Jadi Tentara Kini Jadi Asisten Ajudan Jokowi

Felldy Aslya Utama
Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah (foto: SDM Polri Today)

Dari delapan orang yang mengikuti seleksi, hanya dua orang dari masing-masing matra, termasuk dari Polri. Saat proses akhir, para calon asisten ajudan dihadapkan langsung dengan Presiden Jokowi. 

"Deg-degan banget, pertama kali ketemu Presiden. Kami satu per satu ditanya nama, pangkat, dan jabatan oleh Pak Jokowi," kata Syarif.

Setelah beberapa minggu menunggu, Syarif akhirnya dipilih menjadi asisten ajudan. Tugas ini mengharuskannya siap sedia mendampingi Presiden selama seminggu penuh, kemudian diberikan waktu untuk standby selama seminggu berikutnya. 

Pengalaman sebagai asisten ajudan Jokowi tak hanya tentang tugas formal, tetapi juga menyimpan banyak momen mengharukan. Syarif menyaksikan langsung betapa besarnya antusiasme masyarakat terhadap Presiden. 

"Ada yang menangis, terharu, bahkan sujud di depan Bapak. Ada yang genggam tangan Presiden begitu erat, sampai ada yang mau memeluk," katanya.

Dalam perannya, Syarif selalu memastikan bahwa segala kebutuhan Presiden terpenuhi dan tidak menambah beban pekerjaan. 

"Tugas kami adalah membuat presiden merasa nyaman dan lancar dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Siap Buka Ijazah Asli di Pengadilan

57 tahun lalu

Polda Metro Kerahkan 3.161 Personel untuk Kawal Eksekusi Hotel Sultan

57 tahun lalu

Ada 2 Aksi Demonstrasi, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

57 tahun lalu

Sempat Memanas, Massa Mahasiswa yang Demo di Jalan Sudirman Bubarkan Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal