Cerita Dua Perwira TNI AD Lulus Seskoad meski Sakit Stroke dan Pernapasan

Riezky Maulana
Letkol Cpl Satata lulus Seskoad meski mengalami sakit gangguan pernapasan. (Foto akun Youtube TNI AD).

Tak disangka, cairan infus harus masuk ke dalam tubuhnya selama tiga hari, padahal yang diperkirakan hanya setengah hari saja. Ternyata, niat yang sudah ada pupus, tubuhnya tak lagi bisa bergerak.

"Wah jangan, (diinfus tiga hari) nanti siang saya mau kembali. Karena laptop masih di kampus. Ternyata saya sudah tidak bisa bergerak," tutur Simbolon.

Dokter Spesialis Saraf RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Kolonel CKM Antun Subono menjelaskan, penyakit stroke yang diderita Simbolon diakibatkan oleh sumbatan di bagian otak sebelah kiri. Bagian tangan kanan Pamen itu, kata Antun, kekuatannya sudah 0 persen.

"Artinya sama sekali tidak ada kekuatan. Kemudian yang ada di kaki itu sekitar 80 persen kekuatannya. Setelah melalui pemeriksaan dan MRI kita temukan ada sebuah sumbatan di otak sebelah kiri, sehingga pasien menderita suatu stroke," jelas Antun.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

TNI AD Ungkap Siaga 1 Sudah Tak Diterapkan, Turun Jadi Siaga 3

Health
18 hari lalu

Lebih dari 7 Juta Orang di Indonesia Berisiko Terkena Stroke, Alami Gangguan Irama Jantung

Megapolitan
20 hari lalu

Viral Pria Todongkan Pistol ke Sopir Taksi Online di Tangsel, Pelaku Ternyata TNI

Nasional
1 bulan lalu

Sambut HUT ke-65, Kostrad Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal