Cerita Babinsa Serda Assegaf, Penjaga Gerbang Pulau Terluar RI

Riezky Maulana
Babinsa Serda H Assegaf sudah enam tahun bertugas di Desa Oeseli, Nusa Tenggara Timur. (Foto akun Youtube TNI AD).

Berkaitan dengan masalah pengerusakan alam, Assegaf mengaku sudah memberikan banyak imbauan kepada masyarakat. Dia bahkan bisa memastikan bahwasanya tak ada satupun warga daripada Desa Oeseli yang melakukan tindakan seperti itu.

"Masyarakat disini tidak pernah saya kedapatan untuk turun ke lapangan bom ikan. Jadi rata-rata kenakanalan dari luar yang mau mencoba untuk meraup keuntungan besar, tetapi mereka tidak berpikir efek untuk ke depannya," ucapnya.

Babinsa Serda H Assegaf berbincang dengan warga di Desa Oeseli, NTT. (Foto akun Youtube TNI AD).

Dia menyebut masyarakat Desa Oeseli pun sudah diberi pemahaman jika melihat gerak-gerik dari nelayan asing yang mencurigakan untuk jangan segan menghubungi aparat keamanan. Pastinya laporan itu akan langsung ditindaklanjuti. 

"Kami menyampaikan kepada masyarakat kalau seandainya melihat kecurigaan nelayan luar yangmencoba mau bom ikan segera hubungi kami. Hubungi Pos Satgas Pamtas Pulau Terluar dan hubungi Kepolisian supaya kita menindaklanjuti," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Hasto PDIP Singgung Kisah Pilu Siswa SD di NTT: Menggugah Kemanusiaan

Nasional
2 hari lalu

Menteri PPPA Prihatin Siswa SD Akhiri Hidup di NTT: Tak Punya Tempat Bercerita

Nasional
3 hari lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Buletin
4 hari lalu

Tragedi Siswa SD di Ngada Meninggal Gantung Diri, Sang Ibu Ungkap Cerita Terakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal