Bukan hanya itu, sebelum memutuskan bergabung, Hafil juga menyoroti sejumlah anggota dewan Perindo. Dalam sorotannya, dia tidak menemukan anggota dewan Perindo yang terjerat dalam perkara korupsi.
"Ternyata belum ada, saya kira ini partai baru yang perlu kita kembangkan, saya yakin kalau kita mengembangkan bersama-sama pasti mendapatkan kepercayaan rakyat," ucapnya.
Untuk diketahui, meski belum memiliki anggota di DPR RI, Partai Perindo memiliki ratusan anggota dewan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di beberapa daerah di Indonesia.