Salat tidak hanya menjadi sekedar kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi memiliki makna yang lebih dari itu. Salat merupakan bukti keimanan seseorang. Dalam hadist shahih diriwayatkan bahwa yang membedakan seorang mukmin dengan kafir adalah dilihat salatnya.
Dalam surah Al-ma'un ayat 4 dan 5 yang berarti “Maka celakalah bagi orang yang salatnya (4) (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya (5)”.
Kalimat celaka yang dipakai di sini untuk mensifati orang kafir dan munafik, dengan kata lain, orang yang lalai dalam salatnya dapat disejajarkan dengan golongan orang kafir dan munafik.
Sebelum saya cukupkan pembicaraan kali ini, marilah bersama-sama kita berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari perilaku orang yang melalaikan salatnya dengan sengaja dan diberikan kemampuan untuk dapat saling menasehati dalam kebenaran.
Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum wr. wb.
Segala puji marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah berkenan memberikan kita berbagai limpahan nikmat yang tidak mungkin dapat kita hitung jumlahnya. Sehingga jangan sampai kita lupa atau bahkan sengaja melupakan kewajiban kita sebagai hamba Allah yang senantiasa bersyukur atas segala limpahan Allah itu hukumnya wajib.