Cegah Macet Horor Terulang, Ini Strategi Kemenhub Hadapi Arus Balik di Ketapang-Gilimanuk

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi buffer zone di pelabuhan (dok. Kemenhub)

Dalam skema yang disiapkan, buffer zone untuk kendaraan roda empat dan bus ditempatkan di kawasan Grand Watudodol dan Kantong Parkir Bulusan. Sementara itu, kendaraan barang diarahkan ke buffer zone Sri Tanjung serta kantong parkir milik PT Pusri dan Pelindo.

Selain penguatan titik penampungan kendaraan, Kemenhub mengantisipasi lonjakan dengan menyesuaikan jumlah kapal yang beroperasi. Pada kondisi normal, sebanyak 28 kapal disiapkan, meningkat menjadi 30 kapal saat padat, dan hingga 32 kapal pada kondisi sangat padat. Bahkan, jumlah kapal dapat ditambah hingga 35-40 unit jika diperlukan, termasuk dukungan kapal bantuan berkapasitas besar.

Aan menekankan, keberhasilan pengelolaan arus balik tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga koordinasi lintas instansi. Sinergi antara operator pelabuhan, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai krusial untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung selamat, aman dan lancar.

“Koordinasi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap potensi kepadatan bisa diantisipasi sejak dini,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

Nasional
6 hari lalu

Jumlah Pesawat yang Beroperasi di RI Ternyata Kian Menyusut, Apa Penyebabnya?

Nasional
6 hari lalu

Siap-Siap! Uji Coba Penertiban Truk ODOL Dimulai 1 Juni 2026

Nasional
7 hari lalu

Kemenhub bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Imbas Kenaikan Harga Avtur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal