Cegah Covid-19, Menkumham Bebaskan Lagi 40.020 Napi

Riezky Maulana
Menkumham Yasonna Laoly (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) hingga Kamis 25 Juni 2020 telah membebaskan 40.020 narapidana. Mereka dibebaskan terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly mengatakan, dari total narapidana yang dikeluarkan tersebut, tercatat sebanyak 222 narapidana telah dicabut hak asimilasinya karena melanggar ketentuan yang berlaku.

"Sejauh ini total narapidana dan anak yang dikeluarkan lewat program asimilasi dan integrasi terkait Covid-19 berjumlah 40.020 orang. Sebanyak 222 di antaranya terbukti melakukan pelanggaran ketentuan sehingga asimilasinya dicabut,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Bila kemudian dihitung, kata Yasonna, rasio narapidana asimilasi yang kembali berulah di masyarakat adalah 0,55 persen. Menurutnya, angka itu jauh lebih rendah dari tingkat residivisme pada kondisi normal sebelum Covid-19 yang bisa mencapai 10,18 persen.

"Tanpa mengecilkan jumlah tersebut, rendahnya tingkat pengulangan ini tidak lepas dari pengawasan yang dilakukan terhadap narapidana asimilasi," ucap Yasonna.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

560 Napi Lansia Dapat Remisi, Negara Hemat Biaya Makan Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

Hari Lansia, 560 Napi Usia 70 Tahun ke Atas Dapat Potongan Hukuman

57 tahun lalu

263 Napi Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Kiriman dari Sumut hingga Jakarta

57 tahun lalu

Viral Napi Tepergok Keluyuran ke Coffee Shop Kendari, Ditjenpas Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal