Butet Tak Terima Sivitas Akademika Disebut Ditunggangi: Guru Besar Jangan Dilecehkan

riana rizkia
Riyan Rizki Roshali
Budayawan Butet Kartaredjasa tidak terima jika gelombang kritik dari sivitas akademik di Indonesia kepada Presiden Jokowi dinilai ditunggangi untuk menaikkan elektabilitas salah satu paslon di Pilpres 2024. (tangkapan layar video)

"Orang-orang yang mencintai pak Jokowi, itu sebabnya karena kami mencintai kami mengingatkan, mengkritik, supaya pak Jokowi dalam track di jalan demokrasi dan tidak mengkhianati konstitusi, ini yang penting," katanya. 

Butet juga menegaskan, meski saat ini laporan terhadapnya telah dicabut, dia akan tetap kritis terhadap Jokowi. Dia menilai jika Kepala Negara tetap bersikeras mengkhianati konstitusi, Jokowi telah berseberangan dengannya.

"Jadi meskipun kasus baca pantun saya itu udah disuruh hentikan, tapi Pak Jokowi tetep kekeh mengkhianati konstitusi, tetep tidak tunduk pada demokrasi, ya saya mohon maaf pak, bapak tetap berteman sama saya sebagai manusia, tapi secara politik Pak Jokowi tetap berseberangan dengan kami," katanya.

Koordinator Khusus Staf Presiden Ari Dwipayana sebelumnya menilai pernyataan sikap sejumlah guru besar dari beberapa perguruan tinggi merupakan hal wajar dalam demokrasi, terlebih di tahun politik. Namun, menurutnya seolah ada upaya orkestrasi narasi politik untuk kepentingan elektoral di balik pernyataan sikap para sivitas akademik.

"Akhir-akhir ini, terlihat ada upaya yang sengaja mengorkestrasi narasi politik tertentu untuk kepentingan elektoral. Strategi politik partisan seperti itu juga sah-sah saja dalam ruang kontestasi politik," kata Ari dalam keterangannya, Jumat 2 Februari 2024.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Selama Ini Publik Disuguhkan Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal