Buron, Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Kembali Diultimatum KPK

Wahyu Seto Aji
Sabir Laluhu
Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo belum juga menyerahkan diri ke lembaga antirasuah. Karena itu, KPK kembali meminta kedua kepala daerah itu untuk bersikap kooperatif agar tidak mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, instansinya belum mendapatkan informasi apakah Samanhudi dan Syahri bakal menyerahkan diri ke KPK secepatnya. Sebab, keberadaan keduanya sampai saat ini belum diketahui.

“Kemarin kami sudah mengimbau pada wali kota Blitar dan bupati Tulungagung agar kooperatif dan menyerahkan diri. Tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi kalau (keduanya) memang ada iktikad baik untuk menyerahkan diri kepada KPK,” ujar Febri di Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Meski KPK telah memperoleh dua barang bukti yang cukup untuk menetapkan Samanhudi dan Syahri sebagai tersangka, namun hingga Jumat malam ini, kedua politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tak juga menunjukkan batang hidungnya. Padahal, keterangan dari mereka dibutuhkan KPK untuk pendalaman dugaan suap di dua kasus yang berbeda.


Samanhudi dan Syahri diduga menerima suap dari seorang kontraktor bernama Susilo Prabowo. Samanhudi diduga menerima uang sebesar Rp1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan SMPN 3 Blitar dengan total nilai kontrak Rp23 miliar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Noel Sindir OTT KPK dalam Kasus Ketua PN Depok: Perangi Korupsi atau Negara Ini?

Nasional
3 hari lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Nasional
3 hari lalu

Hasto PDIP Singgung Kisah Pilu Siswa SD di NTT: Menggugah Kemanusiaan

Nasional
3 hari lalu

PDIP Luncurkan Fatmawati Trophy, Dorong Perempuan Jadi Pelopor Budaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal