Bupati Lampung Tengah Diintai Dua Minggu sebelum Ditangkap

Richard Andika Sasamu
Bupati Lampung Tengah Mustafa. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mengintai pergerakan Bupati Lampung Tengah Mustafa sejak awal Februari 2018 atau sekitar dua minggu lalu. KPK menduga adanya penyimpangan terkait pinjaman daerah APBD 2018 Kabupaten Lampung Tengah.

"Sejak awal Februari tim intens melakukan pengamatan, kemudian mengamankan dari pihak tertentu selama dua hari kemarin. Dalam proses pengamanan itu tentu kami mencari siapa saja orang-orang yang terkait. Dari perkembangan informasi kita juga cermati diduga bupati (Mustafa) juga punya peran di sana," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (16/2/2018).

KPK meringkus 14 orang pada Rabu malam lalu, namun pada Kamis sore KPK kembali menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat kasus korupsi sehingga kesemuanya berjumlah 19 orang. Salah satu yang turut diamankan adalah Bupati Lampung Tengah Mustafa. Politisi Partai NasDem itu langsung dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

KPK menduga adanya suap untuk anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah untuk menyetujui pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp300 miliar. Pinjaman itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah.

Untuk mendapatkan pinjaman, dibutuhkan surat pernyataan yang disetujui atau
ditandatangani bersama dengan DPRD sebagai persyaratan MoU dengan PT SMI. Diduga ada permintaan dana Rp1 miliar untuk mendapatkan persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan tersebut. Mustafa telah ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Prabowo Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas

57 tahun lalu

Silmy Karim Terima Jatah Rp100 Juta Tiap Pekan dari Pemerasan WNA, Diberi Kode Malaikat

57 tahun lalu

Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan usai Jadi Tersangka KPK

57 tahun lalu

Wamen Imipas Silmy Karim Jadi Tersangka Pemerasan, KPK Ungkap Nilainya Capai Ratusan Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal