Bupati Bandung Prihatin Kasus Penjualan Bayi: Jangan Sampai Terjadi Lagi!

Agi Ilman
Bupati Bandung Dadang Supriatna prihatin terjadinya kasus penjualan bayi. (Foto: iNews)

Sebagai bentuk respon cepat, Dadang menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Bandung untuk meningkatkan pengawasan sosial di wilayah masing-masing. Dia juga mengarahkan agar Dinas Sosial siap menampung bayi yang menjadi korban.

“Kalau ada kasus seperti itu, anak bisa dititipkan ke Dinsos. Kami juga dorong ASN untuk jadi orang tua asuh,” ucap Dadang.

Selain itu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) diminta turun langsung ke lapangan untuk menemui keluarga korban.

“Kita ingin tahu kenapa sampai ada orang tua yang menjual bayinya sendiri. Ini harus ditelusuri secara mendalam,” ucapnya.

Kasus ini tengah ditangani Polda Jabar. Polisi menyatakan telah menetapkan 14 tersangka dari jaringan perdagangan manusia lintas negara yang diduga terlibat dalam kasus penjualan bayi ini.

Tak ingin tragedi serupa terulang, Pemkab Bandung kini tengah menyusun skema preventif, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap intervensi sosial untuk keluarga rentan.

Program penguatan ekonomi dan edukasi parenting juga disiapkan untuk mencegah warga kembali terjebak dalam tindakan ekstrem karena tekanan ekonomi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Penampakan Lily, Otak Sindikat Penjualan Bayi Lintas Negara Ditangkap Polda Jabar

12 bulan lalu

Polisi Ungkap Tersangka Utama Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura, Lie Siu Luan alias Lily S

12 bulan lalu

Tersangka Utama Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Ditangkap, Pengendali dan Penyandang Dana

12 bulan lalu

DPRD Bandung Ungkap Akar Masalah Kasus Penjualan Bayi: Kerapuhan Ekonomi Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal