BRIN Ungkap Air Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik, Bahaya bagi Kesehatan

Rizky Agustian
Hujan di Jakarta. (Foto: iNews.id)

Dia menerangkan, fenomena ini terjadi karena siklus plastik telah menjangkau atmosfer. Dia mengatakan mikroplastik dapat terangkat ke udara melalui debu jalanan, asap pembakaran, dan aktivitas industri.

Mikroplastik kemudian terbawa angin dan turun kembali bersama hujan. Proses ini dikenal dengan istilah atmospheric microplastic deposition.

“Siklus plastik tidak berhenti di laut. Ia naik ke langit, berkeliling bersama angin, lalu turun lagi ke bumi lewat hujan,” ujarnya.

Reza menuturkan penemuan ini mengkhawatirkan, sebab partikel mikroplastik berukuran sangat kecil, bahkan lebih halus dari debu biasa. Mikroplastik dapat terhirup manusia atau masuk ke tubuh melalui air dan makanan. 

Dia mengatakan plastik juga mengandung bahan aditif beracun seperti ftalat, bisfenol A (BPA), dan logam berat yang dapat lepas ke lingkungan ketika terurai menjadi partikel mikro atau nano. Di udara, partikel ini juga bisa mengikat polutan lain seperti hidrokarbon aromatik dari asap kendaraan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada, Air Minum Mengandung Mikroplastik dan BPA Berisiko Penyakit Jantung hingga Kanker

57 tahun lalu

Dunia Kian Ngeri, Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Awan

57 tahun lalu

Hasil Penelitian Dosen Biologi UAD Sungai Progo Tercemar Mikroplastik karena Sampah Popok Bayi

57 tahun lalu

10 Jenis Ikan di Tiga Sungai Kalsel Mengandung Mikroplastik, Berikut Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal