BRIN Sebut Kenaikan Suhu Pengaruhi Peningkatan Polusi Udara di Jakarta

Binti Mufarida
Polusi udara di Jakarta. (Foto: Antara)

“Tetapi juga dapat mengurangi fluks gelombang panjang permukaan dan fluks panas laten, yang dapat meningkatkan Land Surface Temperature (LST),” jelasnya.

Dia mengatakan dari hasil penelitiannya yang dilakukan di beberapa daerah Jakarta, pada Juni-Juli-Agustus 2011-2023, menghasilkan sebuah analisis spasial bahwa tahun 2011-2014, persebaran konsentrasi PM 2.5 mengalami penurunan ke arah timur hingga utara Jakarta.

“Pada 2015, terjadi peningkatan konsentrasi PM 2.5 di daerah pusat, dan 2018 peningkatan tersebut cenderung berada di daerah pusat hingga barat Jakarta,” terangnya.

Laras pun memaparkan bahwa hasil analisis statistik LST untuk wilayah Jakarta dari 2011 hingga 2020 mengalami banyak perubahan wilayah dan area. 

“LST dari Januari-Agustus 2023, Januari-April kurang bagus, untuk mengestimasi suhu perlu clear sky. Mulai bagus di bulan Mei-Agustus, di mana PM 2.5-nya itu tertinggi kemarin di bulan Mei, terus turun di Juni, dan pada Agustus kemarin naik lagi,” jelasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Peneliti BRIN Ungkap Mahasiswa Bisa Jadi Penggerak Pelestarian Bahasa Daerah

5 hari lalu

Daftar 10 Wilayah Terpanas di RI, Ada yang Nyaris 40 Derajat Celsius!

5 hari lalu

BMKG Catat Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Tertinggi Se-Indonesia!

10 hari lalu

Fantastis! Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal