BPS Proyeksi Panen Raya Padi Terjadi di Awal 2026

Anggie Ariesta
Ilutsrasi panen raya padi diproyeksi terjadi di awal 2026. (Foto: Antara)

Lonjakan ini diharapkan dapat memperkuat stok pangan nasional dan menjaga stabilitas harga beras di pasar domestik pada kuartal pertama tahun depan.

Selain padi, komoditas jagung juga menunjukkan performa yang cukup stabil. Pada November 2025, luas panen jagung mencapai 0,16 juta hektare, naik sekitar 10,09 persen secara tahunan.

"Sehingga diperkirakan produksi jagung pada November 2025 mencapai 1,03 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) atau naik sebesar 5,32 persen dibandingkan November 2024," tutur Pudji.

Untuk periode Desember 2025–Februari 2026, meskipun luas panen jagung diperkirakan mengalami penurunan tipis sebesar 0,15 persen menjadi 0,70 juta hektare, namun dari sisi produktivitas, volume produksi masih diprediksi tumbuh  
Sementara itu, potensi produksi jagung pipilan kering diperkirakan sebesar 4,22 juta ton, atau meningkat 0,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. 

Peningkatan produksi di kedua komoditas utama ini menunjukkan bahwa aktivitas sektor pertanian tetap produktif di tengah dinamika cuaca yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember

Nasional
3 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
11 hari lalu

Duh! Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah Jelang Lebaran 

Nasional
16 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal