BPN Apresiasi Semangat Masyarakat Kawal Suara Agar Tak Dicurangi

Felldy Aslya Utama
Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengapresiasi semangat masyarakat mengawal proses penghitungan suara agar tidak ada suara rakyat yang dicuri. Kalangan milenial dengan semangat terus mengawal proses penghitungan suara.

Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, aspirasi masyarakat seperti kalangan emak-emak juga menginginkan agar tidak ada suara yang lari sehingga akan terus dikejar. Masyarakat harus mengetahui C1 plano karena merupakan dokumen resmi, terverifikasi dan ditandatangani pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan para saksi.

"Apa yang dilakukan Ruang Sandi, Gerakan Milenial Indonesia dan AyojagaTPS menguatkan partisipasi masyarakat yang luar biasa," ujar Ferry dalam konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Dia menuturkan, data C1 yang disampaikan Ruang Sandi dan AyojagaTPS akan melengkapi data yang telah dimiliki BPN Prabowo-Sandi dan terus diperbaharui setiap saat berdasarkan laporan dari masyarakat dan pendukung.

Pada kesempatan yang sama, founder Ruang Sandi, Dimas Akbar mengaku telah mengumpulkan 20 ribu C1 yang dikirimkan para relawan melalui foto. Dia juga sudah menyortir data.

Setelah penyortiran terdapat 13 ribu C1 yang dipastikan valid. "Kami tidak mau kasih data yang tidak valid. Dari 20 ribu itu kami sortir dan dicek ada satu foto yang sama dan jumlahnya ratusan sehingga setelah disortir terdapat 13 ribu C1," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Investor China Keluhkan Hambatan Investasi ke Prabowo, Purbaya Jelaskan Hal Ini

Nasional
17 hari lalu

Jumlah Penduduk RI Tembus 284,67 Juta Jiwa, Didominasi Milenial-Gen Z

Internasional
25 hari lalu

Global Sumud Flotilla 2.0 Bergerak, Solidaritas Dunia untuk Gaza Menguat!

Nasional
1 bulan lalu

Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal