Bongkar Kasus Proyek Satelit Kemhan, Mahfud MD Sebut Negara Rugi Hampir Rp1 Triliun

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD membongkar proyek satelit di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada tahun 2015 yang merugikan negara nyaris Rp1 triliun. (Foto: MPI/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Menko PolhukamMahfud MD membongkar proyek satelit di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada tahun 2015 yang merugikan negara nyaris Rp1 triliun. Kerugian itu disebabkan negara harus membayar sejumlah uang akibat operator satelit asal Inggris, Avanti memenangkan putusan di London Court International of Arbitrase.

Gugatan itu sebelumnya diajukan kepada Kemhan untuk membayar sewa satelit L-Band Artemis yang ditempatkan di slot orbit 123 derajat bujur timur. Putusan itu telah diketok palu pada 9 Juli 2019 dengan jumlah yang harus dikeluarkan pemerintah sejumlah Rp515 miliar. 

"Pada 9 Juli 2019, pengadilan Arbitrase di Inggris menjatuhkan putusan yang berakibat negara mengeluarkan pembayaran untuk sewa satelit. Ditambah dengan biaya Arbitrase, biaya konsultan, dan biaya filling sebesar Rp515 Miliar," ucap Mahfud saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (13/1/2022). 

Dia menuturkan, masalah ini bermula ketika Kemhan menandatangani sebuah kontrak dengan Avanti untuk pembuatan Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan) 2015-2016. Namun, tindakan itu justru di luar pengetahuan pemerintah lantaran anggaran belum tersedia. 

Selain dengan Avanti, kata Mahfud, Kemhan juga menandatangi kontrak dengan lima perusahaan lain. Antara lain, Navayo, Detente, Airbus, Hogan Lovel, dan Telesat. 

"Kontrak-kontrak itu dilakukan untuk membuat satelit komunikasi pertahanan. Dengan nilai yang sangat besar, padahal anggarannya belum ada. Nah, berdasarkan kontrak yang tanpa anggaran negara jelas melanggar prosedur," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

10 hari lalu

Mahfud MD Akui Terkecoh soal Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah, Ungkap Kekhawatirannya

14 hari lalu

BRIN Siapkan Bandar Antariksa Nasional, Biak Dipilih Jadi Lokasi Paling Strategis

14 hari lalu

NEO-1, Satelit Observasi Bumi Buatan BRIN yang Siap Meluncur 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal