Bom Surabaya, Wapres: Paling Menyedihkan karena Libatkan Anak-Anak

Fikih Riyan
iNews
Wapres Jusuf Kalla. (Foto: Sindonews)

Karena itu, Wapres mengatakan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme akan segera diselesaikan oleh Pemerintah dan DPR mengingat insiden di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Selasa pekan lalu (8/5) dan rangkaian bom bunuh diri di Surabaya sejak Minggu (13/5) hingga Senin (14/5).

"Dalam undang-undang itu, apa pun lakukan. Yang penting bertindak lah, mendelegasikan secara keseluruhan. Karena seperti di Surabaya ini, mungkin dipikir kalau orang membonceng anaknya di depan itu orang baik-baik, tapi ternyata kan teroris," jelasnya.

Rangkaian aksi bom bunuh diri di sejumlah gereja, rumah susun, Mapolrestabes di Surabaya melibatkan anak-anak dan remaja sebagai pelaku. Aksi tersebut dilakukan tiga keluarga yang yang diduga dari jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

Editor :
Artikel Terkait
Nasional
6 tahun lalu

Akhir Masa Jabatan, Wapres Jusuf Kalla Dihadiahi Lukisan dan Pedang Pati Polri

Nasional
7 tahun lalu

Kata JK soal KPK Tak Diawasi: Potensi Kerugian Negara Bisa Lebih Banyak

Nasional
7 tahun lalu

Wapres JK hingga Sandiaga Uno Melayat ke Rumah SBY

Nasional
7 tahun lalu

744 Calon Pamong Praja Muda IPDN Dilantik Wapres Jusuf Kalla, Ini Pesan Mendagri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal