BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Basah Kembali Dominan: Periode Kering Sangat Singkat

Binti Mufarida
BNPB mengungkapkan bencana hidrometeorologi basah kembali mendominasi pada akhir Agustus 2022. (Foto: Antara)

“Tetapi saat ini di Juni, Juli, dan Agustus kita memiliki waktu kering di mana kebakaran hutan dan lahan dominan sangat-sangat singkat,” katanya.  

“Kita sudah balik lagi hidrometeorologi basah yang sangat dominan di mana kejadian banjir ini merata hampir di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, Kalimantan Sulawesi sampai Papua, Sorong tadi yang menjadi perhatian kita,” ucap Aam.

Oleh karena itu, Aam mengimbau agar hal ini menjadi alarm bagi masyarakat bencana hidrometeorologi kering selama awal bulan kembali lagi ke bencana hidrometeorologi basah di akhir bulan Agustus ini.

“Ini merupakan alarm buat kita, peringatan dini buat kita bahwa kita sudah mulai bergeser lagi ke hidrometeorologi basah, meski pun potensi kebakaran hutan dan lahan masih ada. Tetapi dominannya sudah bergeser kembali ke hidrometeorologi basah dengan intensitas yang cukup besar,” tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Cilacap, Jalan dan Rumah Warga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal