BNPB Paparkan Kondisi Gunung Anak Krakatau dari Satelit Jepang

Ilma De Sabrini
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis foto kondisi Gunung Anak Krakatau sebelum dan sesudah terjadinya longsor bawah laut dari satelit Jepang, Jakarta, Rabu (26/12/2018). (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini)..

Sementara itu, pemerintah terus mengawasi dan menganalisis aktivitas Gunung Anak Krakatau. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama sejumlah instansi terkait di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) masih mengkaji kemungkinan terjadinya tsunami susulan di Selat Sunda.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, hasil diskusi bersama sejumlah ahli ada usulan untuk memasang tide gauge atau alat pengukur tekanan dan tinggi rendah gelombang laut. Alat tersebut rencananya dipasang di tiga pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau. Ketiga pulau itu, Pulau Rakata, Sertung, dan Panjang.

"BMKG, Badan Geologi, dan lembaga lain masih terus menganalisis itu (potensi tsunami susulan). Selama masih di Indonesia kemungkinan tsunami itu masih ada. Itulah kenapa dipasang tide gauge di pulau sekelilingnya. Seandainya ada tsunami bisa diketahui lebih dini," ujar Dwi saat konferensi pers di BNPB, Senin (24/12/2018).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

57 tahun lalu

Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal