BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

Binti Mufarida
Ilustrasi daerah yang paling terdampak fenomena el nino. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena El Nino diperkirakan berlangsung selama 9 hingga 12 bulan. Tercatat, ada daerah yang paling terdampak fenomena itu. Di mana saja?

Menurut Faisal, wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling signifikan meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi, hingga Papua bagian selatan. 

Pada periode Juli-Oktober 2026, curah hujan di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan berada di bawah normal dibandingkan rata-rata klimatologis.

“El Nino ini fenomenanya terjadi kurang lebih selama 9 sampai 12 bulan, bisa lebih panjang, bisa lebih pendek tergantung berbagai kondisi, sehingga diperkirakan El Nino itu yang dimulai sejak bulan sekitar April atau Mei, bulan Mei ya, itu akan berakhir di bulan Mei tahun depan,” ucap Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani di Kemendagri, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Faisal mengungkapkan kondisi El Nino tidak berarti Indonesia akan mengalami kemarau sepanjang periode tersebut. Dia menegaskan bahwa El Nino dan musim kemarau adalah dua hal yang berbeda. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Prediksi Fenomena El Nino Bertahan hingga Setahun, Minta Daerah Siaga!

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

57 tahun lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai Sejumlah Perairan hingga 2 Juli 2026

57 tahun lalu

El Nino Belum Ganggu Produksi Pangan, Bapanas: Stok Beras Masih Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal