BMKG Tegaskan Operasi Modifikasi Cuaca Upaya Mitigasi Bencana Berbasis Sains

Achmad Al Fiqri
BMKG menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Merespons narasi 'OMC memindahkan hujan ke wilayah tetangga dan berpotensi membuat banjir', BMKG menjelaskan, dua metode utama yang digunakan untuk melindungi wilayah strategis. 

Pertama, Jumping Process Method di mana tim OMC mendeteksi suplai awan dari laut (Laut Jawa/Samudra Hindia) menggunakan radar dan menyemainya sebelum mencapai daratan agar hujan jatuh di perairan.

Kedua, Competition Method ialah awan yang tumbuh langsung di atas daratan (in-situ), penyemaian dilakukan sejak dini untuk mengganggu pertumbuhan awan (tidak menghilangkan) agar tidak menjadi awan Cumulonimbus yang masif. Hal ini dilakukan untuk meluruhkan intensitas hujan, bukan memindahkannya ke pemukiman lain.

Meski demikian, BMKG menyepakati bahwa kemampuan lingkungan dalam merespons air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir. Dengan begitu, fakta hilangnya sekitar 800 situ di Jabodetabek sejak 1930-an menjadi faktor utama kurangnya daerah resapan dan berpotensi menjadi pemicu banjir. 

"Oleh karenanya, BMKG sepakat bahwa penataan lingkungan sebagai respons terhadap penanganan banjir menjadi hal paling utama yang harus dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat secara keseluruhan. Namun demikian, pada saat bersamaan secara paralel juga diperlukan upaya mengurangi curah hujan seperti OMC agar bisa diterima oleh kondisi lingkungan saat ini," kata BMKG.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Banjir Jabodetabek, Sejumlah Permukiman di Bekasi Terendam Air Imbas Kali Meluap

Megapolitan
6 hari lalu

Kali Ciliwung Meluap, 17 Titik di Jakarta Terendam Banjir

Jatim
6 hari lalu

Banjir Kepung Kawasan Kampus Tegalboto Jember, Tembok Jalan Mastrib Roboh

Jabar
7 hari lalu

Banjir Indramayu Meluas hingga Rendam 4 Kelurahan, Warga Pilih Bertahan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal