BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Januari-Februari 2025, Waspada Bencana

Binti Mufarida
BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Februari 2025. Masyarakat diingatkan mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi. (Foto: MPI)

Sementara itu, sekitar 15 persen wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami curah hujan di atas normal, sedangkan hanya 1 persen wilayah yang diperkirakan akan mengalami curah hujan rendah, terutama di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Barat.

Dia memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Februari 2025 yang biasanya disertai dengan fenomena angin kencang dan kilat petir.

“Wilayah-wilayah yang rawan banjir dan longsor harus tetap waspada, terutama daerah yang berada di lereng gunung api. Hujan dengan intensitas sedang pun dapat menyebabkan banjir lahar yang berpotensi merusak,” tutur dia.

Dwikorita menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi kapan saja, terutama menjelang akhir 2024 dan awal 2025. Diharapkan pemerintah daerah, masyarakat dan pihak terkait dapat memanfaatkan informasi cuaca yang disediakan untuk mengambil langkah-langkah mitigasi dan pencegahan.

“Dengan adanya data cuaca yang lebih terperinci dan pemantauan yang lebih akurat, kami berharap potensi dampak bencana dapat dikurangi,” kata Dwikorita.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

BMKG: 60,5% Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

2 hari lalu

Breaking News: Gempa Besar M6,2 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut

3 hari lalu

Susno Duadji Klaim Tak Ada Perang Bintang di Kasus Febrie Adriansyah: Polri-Kejagung Punya Musuh Sama

3 hari lalu

Pengamat Intelijen: Febrie Adriansyah Diamputasi agar Tak Bisa Jadi Jaksa Agung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal