Dia menjelaskan, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus. BMKG mengingatkan musim kemarau di Indonesia tahun ini akan lebih panjang dari biasanya.
"Sebagian besar wilayah Indonesia atau di 400 zona musim atau 57,2 persen diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normalnya. Jadi ini perlu dicatat bahwa musim kemarau yang akan kita hadapi di tahun 2026 akan lebih panjang dari normalnya," ucapnya.
Karena itu, dia berharap prediksi dari BMKG menjadi panduan bagi para pemangku kebijakan yang terdampak pada faktor iklim.
“Kami berharap informasi prediksi musim kemarau 2026 ini dapat menjadi panduan umum dalam penetapan perencanaan langkah mitigasi dan antisipasi serta kebijakan jangka panjang bagi berbagai sektro yang terdampak iklim," ujar Teuku.