BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering, Ingatkan Potensi Lonjakan Titik Panas Karhutla

Binti Mufarida
BMKG mengingatkan potensi lonjakan hotspot atau titik panas karhutla karena musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dari normal. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BMKG juga terus memperkuat pemantauan hotspot secara real-time melalui data satelit yang diperbarui setiap lima menit, serta menyediakan sistem peringatan dini berbasis indeks kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilaksanakan di sejumlah wilayah prioritas, salah satunya di Provinsi Riau sejak 28 Maret lalu.

“Operasi modifikasi cuaca di Riau telah menghasilkan tambahan curah hujan yang signifikan, mencapai ratusan juta meter kubik, sebagai upaya pembasahan lahan untuk menekan potensi kebakaran,” jelasnya.

Dia menegaskan, pendekatan penanganan karhutla saat ini lebih menitikberatkan pada langkah preventif melalui pembasahan lahan (rewetting) agar potensi karhutla dapat ditekan sejak dini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Waspada! BMKG Prediksi Kemarau Tahun 2026 bakal Lebih Kering

Sains
26 hari lalu

Apa Itu Godzilla El Nino, Fenomena Ekstrem yang Bikin Kemarau Indonesia Lebih Panjang?

Nasional
1 bulan lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

Nasional
1 bulan lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau Lebih Awal, Waspada Kekeringan dan Karhutla 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal