BMKG Catat Musim Kemarau Kian Meluas: Sebagian Jawa Sudah 60 Hari Tanpa Hujan

Binti Mufarida
BMKG catat sebagian wilayah Jawa sudah lebih dari 60 hari lewati hari tanpa hujan. (Foto: Ilustrasi/AI)

Di sisi lain, pola siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatra Barat, Selat Makassar, perairan barat Papua Barat Daya, Teluk Cendrawasih, dan Samudra Pasifik utara Papua, yang dapat memicu terbentuknya pola perlambatan dan pertemuan angin. 

"Kondisi-kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut," jelas BMKG.

Selain faktor atmosfer regional, potensi pertumbuhan awan konvektif juga didukung oleh kondisi atmosfer yang masih cukup labil di beberapa wilayah. 

Labilitas udara tersebut dapat memperkuat proses konveksi lokal, terutama di Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.

"Dengan adanya kombinasi antara aktivitas gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik, serta dukungan labilitas udara lokal, peluang terjadinya hujan masih cukup signifikan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya bagian utara, dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,0 Guncang Waikabubak NTT, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BMKG Catat 71 Gempa Susulan Guncang Palu Sulteng usai M6,7

57 tahun lalu

Palu Diguncang Gempa M 6,7! Warga Panik Berhamburan, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak

57 tahun lalu

BMKG: Gempa Besar Palu Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar Sausu, Bukan Palu-Koro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal