BMKG: Baru 30 Persen Wilayah RI Masuk Musim Kemarau

Muhammad Refi Sandi
BMKG menyampaikan baru 30 persen wilayah Indonesia yang telah masuk musim kemarau hingga awal Juli 2025. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, kemunduran awal musim kemarau tahun ini terutama disebabkan kondisi curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya, yang seharusnya merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Dwikorita menjelaskan, wilayah Sumatera dan Kalimantan justru telah mengalami beberapa dasarian berturut-turut dengan curah hujan yang lebih rendah dari normal, sehingga indikasi awal musim kemarau lebih cepat terlihat di wilayah tersebut dibanding wilayah selatan Indonesia.

Namun demikian, pada April hingga Mei 2025, beberapa wilayah di Indonesia bagian selatan memang mengalami kondisi curah hujan Atas Normal, termasuk Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan, sebagian wilayah Sulawesi, dan Papua bagian selatan. Pola ini menunjukkan bahwa transisi musim kemarau tidak berlangsung seragam di seluruh Indonesia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,0 Guncang Kaur Bengkulu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Terkini M4,6 Guncang Sigi Sulteng, Getaran Terasa hingga Palu

57 tahun lalu

BMKG Catat Musim Kemarau Kian Meluas: Sebagian Jawa Sudah 60 Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,0 Guncang Waikabubak NTT, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal