BKPM: Premanisme dan Ormas Penyebab Naiknya Biaya Investasi di Indonesia 

Iqbal Dwi Purnama
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

Dia mencontohkan kasus yang terjadi di Cilegon, di mana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon sempat diduga melakukan pemerasan terhadap investasi PT Chandra Asri Alkali senilai Rp5 triliun.

"Ini sudah tidak boleh lagi. Terakhir kejadian, kalau Bapak-Ibu sekalian tahu, dan saya tahu media tahu ini, kita sampai mengamankan Ketua Kadin Cilegon," ucap Todotua.

"Investasi itu tujuannya untuk membuka atau membangun ekonomi baru. Investasi itu juga salah satu strategi untuk kita bisa mendapatkan pembukaan lapangan kerja baru," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

3 Pemalak Pedagang Bakso di Tanah Abang Ditangkap, Ternyata Positif Sabu

Bisnis
2 hari lalu

Mandiri Institute: Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Resiliensi Kelas Menengah

Nasional
3 hari lalu

Pemerintah bakal Bangun Water Taxi di Bali Senilai Rp1,21 Triliun

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Tekan Harga Tiket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal