BKPM: Premanisme dan Ormas Penyebab Naiknya Biaya Investasi di Indonesia 

Iqbal Dwi Purnama
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

Dia mencontohkan kasus yang terjadi di Cilegon, di mana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon sempat diduga melakukan pemerasan terhadap investasi PT Chandra Asri Alkali senilai Rp5 triliun.

"Ini sudah tidak boleh lagi. Terakhir kejadian, kalau Bapak-Ibu sekalian tahu, dan saya tahu media tahu ini, kita sampai mengamankan Ketua Kadin Cilegon," ucap Todotua.

"Investasi itu tujuannya untuk membuka atau membangun ekonomi baru. Investasi itu juga salah satu strategi untuk kita bisa mendapatkan pembukaan lapangan kerja baru," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Megapolitan
9 jam lalu

Duduk Perkara Rebutan Lahan Parkir di Blok M yang Berujung Penusukan

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
4 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal