Biro Umrah Bermasalah, Kemenag Cabut Izin ABU Tours dan SBL

Felldy Aslya Utama
Sindonews
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali. (Foto: SINDOnews/Saiful Munir)

"Di SK yang dikirim ke biro perjalanan bermasalah tersebut, ada klausul yang mengatur biro perjalanan wajib memenuhi hak jamaah baik yang ingin berangkat atau tidak (refund). Mereka diwajibkan memenuhi hak jamaah," kata Nizar.

Diketahui, Direktur Travel Abu Tours Hamzah Mamba sebagai tersangka, Jumat (23/3/2018) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel. Sebanyak 86.720 jamaah masih menunggu kejelasan untuk diberangkatkan  umrah lewat travel ini.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani memaparkan, Direktur Travel Abu Tours ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang milik puluhan ribu jamaahnya. Pemilik Abu Tours menggunakan uang milik jamaah Rp1,8 triliun untuk pembelian aset dan investasi lainnya. Jumlah nasabah Abu Tours sejak 2017 hingga saat ini terdata mencapai 86.720 orang.

Sementara kasus penipuan dan penggelapan dana Haji plus dan Umrah oleh PT Solusi Balad Lumampah (SBL) ditangani Polda Jawa Barat. Sedikitnya 12 ribu jamaah menjadi korban gagal berangkat Haji dan Umroh oleh PT SBL yang diduga dilakukan sejak 2017 dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp300 miliar. Saat ini pihak kepolisian telah menyita sejumlah barang bukti bangunan, uang tunai, kendaraan roda dua dan mobil mewah.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Health
2 tahun lalu

Cegah Gangguan Kesehatan, Jamaah Umroh dan Haji Disarankan Vaksin Sebelum Keberangkatan

Nasional
4 tahun lalu

Kemenag: Pemberangkatan Jemaah Umrah Dibuka Kembali 8 Januari

Megapolitan
5 tahun lalu

Bertemu Dubes Arab Saudi, Kemenag Minta Kejelasan soal Umrah

Kuliner
5 tahun lalu

Karantina Umrah di Madinah, Yuk Intip Menu Sarapan dan Makan Siang Jamaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal