Pada tahun 1843, Marx menikahi Jenny von Westphalen dan pindah ke Paris untuk suasana yang lebih bebas. Di sini, dia terlibat dengan sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris. Pertemuannya dengan Friedrich Engels menjadi titik balik dalam hidupnya, sehingga antara Marx dan Engels terbentuklah persahabatan seumur hidup dan kolaborasi intelektual yang erat.
Marx dan Engels bekerja sama dengan Liga Komunis, Marx menulis "Manifesto Komunis" pada tahun 1848. Manifesto ini menyuarakan pemikiran dasar Marx tentang kelas buruh dan kapitalisme serta mengajukan panggilan untuk bersatu dalam perjuangan. Ini menjadi karya terkenal yang memengaruhi gerakan sosialis dan komunis di seluruh dunia.
Pada tahun 1849, Marx diusir dari Prancis dan menetap di London. Di sini, dia mengabdikan dirinya pada riset dan penulisan Das Kapital. Karya monumental ini, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1867, tulisan tersebut menguraikan analisis kritisnya terhadap struktur dan dinamika kapitalisme.
Meskipun hanya volume pertama yang diselesaikan pada masa hidupnya, Das Kapital menjadi karya intelektual yang paling berpengaruh dalam pemikiran Marx.
Meskipun hidup dalam kemiskinan, Marx melanjutkan aktivitas politiknya. Istrinya meninggal pada tahun 1881 yang diikuti oleh kematian anak perempuannya pada tahun 1882. Karl Marx sendiri meninggal pada tanggal 14 Maret 1883 akibat penyakit radang selaput dada.