Biaya Haji Berpotensi Naik Imbas Perang, Menhaj Upayakan Tak Bebani Jemaah

Achmad Al Fiqri
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan keinginan Presiden Prabowo agar jemaah haji tak dibebankan biaya tambahan jika penyelenggaraan ibadah haji melonjak. (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkap keinginan Presiden Prabowo Subianto agar jemaah haji tak dibebankan biaya tambahan jika penyelenggaraan ibadah haji terjadi lonjakan. Kenaikan tersebut imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran yang telah berlangsung beberapa waktu.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Gus Irfan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026). Gus Irfan mengatakan, pihaknya telah membicarakan kemungkinan adanya penambahan biaya haji tahun ini.

"Intinya presiden Prabowo berharap apapun yang terjadi, kenaikan-kenaikan, jika terjadi kenaikan, beliau minta jangan dibebankan kepada jemaah haji kita," kata Gus Irfan.

Dia menegaskan, hal ini menjadi komitmen Presiden Prabowo agar jemaah tak dibebankan biaya tambahan. Gus Irfan mengaku telah menghitung kebutuhan biaya yang dibutuhkan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

Menhaj: Jemaah Haji Kloter Pertama Berangkat 22 April 2026

Kalsel
2 hari lalu

Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji 2026

Seleb
2 hari lalu

Haji Faisal Muak Fuji Dijodohkan dengan Reza Arap: Berlebihan!

Nasional
2 hari lalu

Jangan Tergiur! Haji Ilegal Bisa Berujung Deportasi dan Dilarang Masuk Saudi 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal