BI Ungkap Turis Malaysia Paling Banyak Pakai QRIS, Lokasi Transaksi Favorit di Bandung

Anggie Ariesta
Ilustrasi QRIS. (Foto: iNews.id)

"Paling banyak tuh di Bandung, mungkin Bandung atau naik Whoosh, kadang-kadang mereka naik Whoosh tuh, karena kereta cepat di ASEAN baru kita kan ya, naik Whoosh. Itu cukup masif penggunaan di Bandung gitu kan ya atau di Tanah Abang. Tapi intinya orang Malaysia, banyak menggunakan ini, paling banyak," jelasnya.

Meskipun baru berjalan sekitar tiga tahun, BI melihat potensi pertumbuhan QRIS cross-border yang sangat besar di masa depan. Berdasarkan data, transaksi QRIS baru mencapai sekitar 10 persen dari potensi total transaksi yang ada.

Selain memperluas akseptansi, BI juga berupaya agar transaksi cross-border lebih banyak dilakukan berbasis Local Currency Transaction (LCT) atau menggunakan mata uang lokal, sehingga tidak perlu dikonversi ke dolar AS terlebih dahulu.

"Basisnya kita harapannya pakai local currency transaction gitu ya, jadi settlement-nya itu gak perlu ke nilai dolar dulu, jadi langsung bilateral dan terus berkembang," kata Himawan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Perluas Digitalisasi Pasar: Warga Pakai QRIS, Preman dan Copet Berkurang

57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Pengguna QRIS Salip Kartu Kredit, Tembus 56 Juta Orang!

57 tahun lalu

Transaksi QRIS di Jakarta Nyaris 50% se-Indonesia, Rano Karno Terkejut

57 tahun lalu

Pengguna QRIS Tembus  57 Juta, Siap Ekspansi ke Jepang dan China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal