“Presiden Prabowo tidak ingin ada satu anak Indonesia pun yang tidak bisa makan,” ujarnya.
Gagasan memberikan makan bergizi itu benar-benar murni berasal dari hati nurani seorang Prabowo Subianto sejak jauh sebelum menjadi presiden, sehingga bukan hanya sekadar janji kampanye.
Dia juga menjelaskan, mengapa pemerintah tidak memberikan MBG dalam bentuk uang secara langsung kepada orang tua murid. Dia mencontohkan bagaimana program bantuan sosial kurang efektif untuk mengentaskan kemiskinan.
“Kalau uang diberikan ke orang tua, nanti malah habis dipakai beli rokok, main judol, bayar kredit di bank keliling, sementara makanan anak-anak mereka kurang,” ujar Nanik yang juga Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) itu.