JAKARTA, iNews.id - Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat DPP Partai PerindoYerry Tawalujan memaklumi 300 pedagangpakaian bekas menggelar demo di depan kantor Kementerian Perdagangan pada Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.
Menurutnya, aksi yang bakal dilakukan merupakan wujud kegelisahan pedagang pakaian bekas yang usahanya dilarang.
"Sebagai partai yang peduli kepentingan rakyat kecil, kami tentu sangat memahami kegelisahan para pedagang yang telah puluhan tahun berdagang pakaian bekas. Keluhan mereka juga perlu didengar dan diberikan solusi," kata Yerry, Selasa (5/6/2023).
Yerry Tawalujan putra asli Minahasa --yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu-- menyatakan, usaha pakaian bekas tidak hanya ada di Jakarta, beberapa negara di Eropa dan Amerika pun tersedia tempat yang menjajakan pakaian bekas.
Hal itu ia ungkapkan berdasarkan pengalamannya ketika mengunjungi beberapa negara di luar negeri itu.