Bertambah, Massa yang Ditangkap terkait Demo Ricuh Jadi 3.195 Orang

Puteranegara Batubara
Mahasiswa dan driver ojek online (ojol) menggelar demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8/2025). (Foto: Isra Triansyah).
  1. Polda Metro Jaya: (1.240 orang).
  2. Polda Jatim: (709 orang: 173 telah dipulangkan, 485 dalam tahap pemeriksaan, dan 51 ditetapkan tersangka).
  3. Polda Jateng: (653 orang).
  4. Polda Jabar: (147 orang: 23 telah dipulangkan, 124 dalam tahap pemeriksaan).
  5. Polda Bali: (138 orang: 38 telah dipulangkan, 100 dalam tahap pemeriksaan).
  6. Polda Kalbar: (91 orang: 86 telah dipulangkan, 5 dalam tahap pemeriksaan).
  7. Polda Sumsel: (63 orang: dalam tahap pemeriksaan).
  8. Polda DIY: (60 orang).
  9. Polda Sumut: (50 orang: 48 telah dipulangkan, 2 dalam tahap pemeriksaan karena positif narkoba).
  10. Polda Jambi: (17 orang telah dipulangkan).
  11. Polda Banten: (15 orang dalam tahap pemeriksaan).
  12. Polda Sulbar: (6 orang dalam tahap pemeriksaan).
  13. Polda Papua Barat Daya: (4 orang ditetapkan tersangka).
  14. Polda Sulteng: (1 orang telah dipulangkan).
  15. Polda NTB: (1 orang telah dipulangkan).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menegaskan pihaknya akan mengambil langkah terukur, profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam menangani massa anarkis. Hal ini sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Arahan Kapolri ini juga sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto. Sandi menekankan, seluruh tindakan aparat dilakukan berdasarkan undang-undang maupun ketentuan lainnya.

“Seluruh langkah yang dilakukan Polri dan TNI di lapangan bersifat terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku, baik undang-undang, maupun ketentuan lainnya. Kami pastikan penanganan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/8/2025).

Dia menambahkan, Polri akan melaksanakan prosedur sesuai SOP dan penanganan situasi secara disiplin. Prioritas utamanya yakni melindungi keselamatan masyarakat, aparat di lapangan, markas komando, asrama serta objek vital lainnya.

“Polri memastikan seluruh SOP dan pentahapan penanganan dijalankan dengan ketat. Fokus kami adalah melindungi masyarakat, anggota, markas komando, asrama, dan objek vital lainnya agar situasi tetap aman dan terkendali,” katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kampus Rheza Sendy Pratama, Mahasiswa di Jogja yang Meninggal usai Demo

57 tahun lalu

Demo di DPRD Lubuklinggau, 5 Pelajar Ditangkap Bawa Batu dan Cairan Gatal

57 tahun lalu

Demo Ricuh Mahasiswa di Sampang, Polisi Tangkap 1 Orang Diduga Provokator

57 tahun lalu

Bupati Bandung Tegaskan Tak Ada WFH bagi ASN dan Pelajar saat Demo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal