Pada 27 November, kata Teddy, seluruh helikopter yang berada di Sumatra digerakkan ke wilayah terdampak seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh. Bahkan, helikopter dan pesawat dari Jawa juga diterbangkan ke Sumatra meski membutuhkan waktu tempuh hingga belasan jam.
“Dari Jawa ke Sumatra helikopter itu butuh 13 sampai 15 jam terbangnya. Kemudian di tanggal 27 (November) itu juga, beberapa heli sampailah ke Banda Aceh. Angkat genset PLN, angkat logistik. Sama, tidak ada media di situ. Tidak ada kamera di situ,” tutur dia.
Selain itu, kata dia, puluhan ribu anggota TNI-Polri beserta masyarakat telah bergerak melakukan evakuasi serta penanganan darurat. Media baru diundang setelah sebagian besar kekuatan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) tiba di lokasi.
“Jadi itu semuanya sejak hari pertama, saya pastikan sudah berjuang keras, secepat mungkin di sana. Dan sampai sekarang, totalnya mungkin lebih dari 80 helikopter, pesawat, TNI, Polri, Basarnas, polisi, gabungan swasta, dibantu Susi Air, dibantu rekan-rekan semuanya,” jelasnya.