Belajar Bahasa Isyarat Indonesia, Alam Ganjar: Tingkatkan Fasilitas dan Infrastruktur Ramah Disabilitas

Felldy Aslya Utama
Alam Ganjar belajar Bahasa Isyarat Indonesia bersama relawan (Foto: Ist)

Lanjutnya, ini sebagai contoh ide bisnis yang mampu di aplikasikan dan diperbanyak berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Keren banget ada ide bisnis dengan konsep sociopreneur ini, banyak terbantu terutama penyediaan lapangan pekerjaan. Tentu ini menjadi sebuah magnet pertama bagaimana kita bisa tertarik untuk turut serta berpartisipasi dan berkolaborasi dengan semua kalangan yang ada di Indonesia," kata Alam.

Kedai kopi itu memang dirancang ramah disabilitas. Semua staf yang bekerja di sana bahkan merupakan disabilitas.

Meski begitu, pengunjung tidak akan mengalami kesulitan bila akan memesan makanan atau minuman. Melalui interaksi dengan barista, kasir, dan pelayan yang disabilitas pengunjung diharap terbuka matanya bahwa kelompok disabilitas juga bisa berkarya dan mandiri.

Saat ini, kedai kopi tersebut sudah mempunyai tiga cabang. Ke depannya, pengelola berharap dapat membangun di kota-kota lain, khususnya di luar Jabodetabek. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 bulan lalu

6 WNI Relawan Pro Palestina Terhenti di Libya, Kemlu Bantu Pulangkan ke Indonesia

2 bulan lalu

Projo Tegaskan Rencana Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pilpres 2029

2 bulan lalu

Pemerintah Kawal Pemulangan 9 WNI Rombongan GSF usai Dibebaskan dari Penahanan Israel

2 bulan lalu

GPCI Pastikan Misi Kemanusiaan ke Gaza Berlanjut usai 9 WNI Ditangkap Israel Sudah Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal