Bawaslu Ingatkan Masa Kampanye Pemilu 2024 Hanya Dua Bulan

Carlos Roy Fajarta
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.(Foto: Ist)

Namun Bagja mengingatkan Pemilu 2024 tetap juga akan ada perbedaan-perbedaan dibandingkan Pemilihan Umum di masa lampau.

"Pemilu tahun 2024 dengan 2019 lalu misalnya berbeda, yang mana masa kampanye jauh lebih panjang (2019) sekitar 7 bulan, sekarang (2024) kampanye hanya 2 bulan. Beda, hampir 5 bulan hilang. Maka masa sosialisasi akan lebih panjang," tutur Bagja.

Hal ini kata Bagja perlu lebih disosialisasikan kepada peserta Pemilu dan masyarakat pasalnya tidak terlalu spesifik dijelaskan dalam UU RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Sedangkan di UU Pemilu masa sosisalisasi ini tidak terlalu dikenal sebagai suatu tahapan. Jadi, saya harapkan kita semua menjaga proses-proses demokrasi yang baik dalam masa sosialisasi ini," ujar Bagja.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

57 tahun lalu

Komisi II DPR Dorong Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Antisipasi Penyalahgunaan Suara

57 tahun lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Perindo Konsolidasikan Kekuatan di Jawa Barat, Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal