Baru 6 dari 50 Jasad Korban Penembakan Masjid Diserahkan ke Keluarga

Anton Suhartono
Keluarga korban penembakan masjid Christchurch saling memberi semangat di Hagley Park (Foto: AFP)

Polisi memahami perasaan anggota keluarga yang menuntut jenazah segera diserahkan karena pada dasarnya sudah dikenali. Namun polisi meminta pengertian.

"Sangat menyadari frustrasi yang dialami keluarga terkait lamanya waktu untuk proses identifikasi setelah serangan teror Jumat. Kami juga mencari cara untuk meningkatkan komunikasi dengan keluarga dan memastikan mereka mendapat informasi lengkap tentang apa yang terjadi," demikian isi pernyataan.

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk mengerjakannya secepat mungkin dan mengembalikan para korban kepada orang yang mereka cintai."

Seorang keluarga korban, yakni pengungsi asal Afghanistan, Mohamed Safi, mengaku frustasi karena terlalu lama menunggu jenazah ayahnya, Matiullah Safi, yang tewas ditembak di Masjid An Nur. Padahal dia sudah bisa mengenali jenazah ayahnya.

"Tidak ada yang mereka tawarkan. Mereka hanya mengatakan sedang melakukan prosedur, masih dalam proses. Tapi proses apa, kenapa saya tidak tahu apa yang Anda lakukan dalam mengidentifikasi mayat. Kenapa saya tak diberi tahu sebagai anggota keluarga dekat," kata Mohamed.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

57 tahun lalu

Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, 9 Orang Terluka 

57 tahun lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal