Bapanas Ungkap Beras Deflasi di Akhir 2025, Harga Turun 3 Bulan Berturut-turut

Tangguh Yudha
Mentan sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman. (Foto: Tangguh Yudha)

“Kami baru pulang dari Papua, karena Zona 3 itu Papua harga beras cukup tinggi, begitu kami ke lapangan, itu begitu berat medannya. Ada yang harus naik pesawat, bayangkan beras kirim pakai pesawat. Ada yang naik truk dan itu berhari-hari, tenggelam truknya,” katanya.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah menargetkan penguatan produksi beras lokal di Papua untuk memenuhi kebutuhan sekitar 660.000 ton per tahun. 

Saat ini, pasokan baru mencapai 120.000 ton, sehingga masih dibutuhkan tambahan sekitar 500.000 ton yang setara dengan pengembangan lahan seluas 100.000 hektare.

"InsyaAllah 2026 dan 2027 kita beresin," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mentan Amran Tegaskan Pentingnya Permudah Izin Usaha, Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi 

57 tahun lalu

Ini Komentar Mentan Malaysia soal Protes Indonesia Durian Bakal Jadi Buah Nasional

57 tahun lalu

Mentan Amran Targetkan RI Swasembada Susu dan Gula, Ini Strateginya

57 tahun lalu

Mentan Amran Pecat Pegawai Pelaku Pungli Alsintan, Palak Petani hingga Ratusan Juta Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal