JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bantuan sosial (bansos) untuk triwulan II 2026 cair mulai pertengahan bulan ini. Bantuan akan disalurkan kepada 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
"Kita disalurkan kepada kurang lebih 18 juta keluarga penerima manfaat, ya. 18 juta keluarga penerima manfaat untuk PKH dan untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)," ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (13/4/2026).
Gus Ipul mengatakan pemerintah telah menyiapkan dua skema utama bansos, yakni langsung ke rekening penerima melalui bank-bank milik negara atau Himbara. Serta, penyaluran melalui PT Pos Indonesia bagi masyarakat yang tak memiliki rekening.
"Langsung dikirim ke penerima manfaat lewat rekening-rekening di bank-bank Himbara maupun lewat langsung lewat PT Pos," ujar Gus Ipul.
Sementara itu, Gus Ipul memastikan tidak ada perubahan terkait nominal besaran bantuan. Untuk BPNT, setiap KPM akan menerima Rp200.000 per bulan. Sedangkan untuk PKH, jumlahnya bervariasi tergantung komponen yang ada di dalam keluarga tersebut, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
"Besarannya masih sama, untuk yang BPNT masih Rp200.000 per bulan. Kemudian kalau PKH tergantung komponennya. Kan ada komponen anak sekolah, ada komponen ibu hamil, dan lain sebagainya. Untuk triwulan, setiap triwulan kita cairkan. Tapi kalau kita lihat tahun lalu ya, sebagian besar masih terima kembali, sebagian besar," kata Gus Ipul.