Bangladesh Mencekam akibat Kerusuhan Berdarah, Ratusan WNI Segera Dievakuasi 

Widya Michella Nur Syahid
Aparat merazia warga usai kerusuhan Bangladesh (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id -  Kerusuhan terjadi di Bangladesh ketika mahasiswa membakar kantor televisi negara. Aksi itu dipicu Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina  yang dinilai mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Merespons hal tersebut, Kemlu dan KBRI Dhaka memantau dari dekat situasi keamanan di Bangladesh. Bahkan kini tengah menyusun rencana kontingensi untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut untuk mengevakuasi warga negara Indonesia.

"Kemlu dan KBRI juga telah menyusun rencana kontingensi untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut. Dari total 563 WNI di Bangladesh, mayoritas adalah ibu rumah tangga yang menikah dengan warga negara Bangladesh," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Kamis (25/7/2024).

Judha mengatakan pihaknya telah menjalin kontak dengan para WNI di Bangladesh. Hingga kini ratusan WNI dalam keadaan aman dan selamat.

"Kemlu dan KBRI Dhaka terus memonitor situasi dan  menjalin komunikasi dengan para WNI," ucapnya.

Selain itu, KBRI juga telah menyampaikan imbauan kepada komunitas WNI untuk tetap waspada, menghindari  kerumunan massa. Serta mematuhi arahan dari otoritas setempat dan segera menghubungi hotline KBRI Dhaka jika menghadapi situasi darurat.

Jika terjadi situasi darurat, KBRI Dhaka turut menyediakan Hotline di nomor +880 1614 444552.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Polri: Syekh Ahmad Al Misry Coba Copot Status WNI agar Lepas Jerat Hukum Dugaan Pelecehan

Nasional
2 hari lalu

Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia: 7 WNI Meninggal, 7 Masih Hilang

Nasional
3 hari lalu

Kapal Angkut Puluhan WNI Tenggelam di Perairan Malaysia: 23 Selamat, 14 Hilang

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Beri Deadline 6 Bulan WNI untuk Bawa Pulang Aset dari Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal