Wakil Ketua MPR ini tak masalah bila Fadli Zon memiliki subjektivitas sendiri terkait tragedi pemerkosaan massal 1998. Namun, dia mengatakan subjektivitas Fadli Zon dapat diuji dengan fakta yang lebih akurat.
"Bahwa subjektivitas Pak Pak Fadli Zon mau memengambil cara yang berbeda, ya dipersilakan, nanti kan ditabrakkan dengan ayat fakta, kita kan susah hari ini kalau kita hanya ngotot-ngototan," katanya.
Bambang Pacul tak mau adu argumen terkait fakta tragedi pemerkosaan massal 1998. Dia mengatakan, biarlah fakta dan data yang dapat berbicara.
"Jadi kalau hanya ngotot-ngotot, ya kita bikin sejarah kita sendiri dengan fakta yang kita punya sendiri, kan begitu aja, just a simple as that," katanya.
Sebelumnya, Sebelumnya, Fadli Zon memberikan penjelasan usai dikritik lantaran menyatakan tidak terdapat bukti pemerkosaan massal yang terjadi pada 1998.