"Saya bilang, saya Ketua TKS, harusnya saya dapat satu kursi menteri di luar Golkar. Namun, akhirnya kami tetap bisa menjaga jatah partai di kabinet," tuturnya.
Partai Golkar awalnya mendapat enam kursi menteri, tetapi setelah melalui negosiasi, mereka berhasil menambah satu kursi lagi melalui skema tukar jabatan dengan posisi Ketua MPR.
"MPR kita tukar, tapi kita ambil satu kursi tambahan. Jadinya tujuh kursi untuk Golkar," kata Bahlil.
1. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Wihaji
4. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Nusron Wahid
5. Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman
6. Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
7. Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid
8. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita