Bahlil Soroti Biaya Tinggi Pilkada 2024: Kalau Dipertahankan, Mau Jadi Apa Demokrasi Ini?

Jonathan Simanjuntak
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan dalam acara puncak hari ulang tahun (HUT) ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024). (Foto: Kabar Golkar/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadahalia menyoroti kontestasi Pilkada 2024. Pelaksanaan pilkada memakan biaya yang tinggi.

Bahlil menyebut tak hanya Partai Golkar yang merasakan hal ini. Biaya tinggi ini bukan hanya dirasakan pihak yang menang, tapi mereka yang kalah.

"Pemilukada baru selesai, banyak kenangan cerita dan tulisan dari lubuk hati maupun dari lubuk-lubuk yang lain. Hampir suaranya semuanya sama, kok pilkada cost-nya tinggi ya," ucap Bahlil, di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Kamis (12/12/2024).

Belum lagi masalah tingginya biaya, Bahlil menyinggung pihak-pihak yang kalah dalam pilkada justru saling menyalahkan satu dengan yang lain. Ada juga pihak-pihak yang merasa bersih dan kotor.

"Setelah pilkada sekarang mulai kita mengatakan saling menyalahkan antara satu dengan yang lain. Ada yang merasa bersih dan yang lain kotor. Ada merasa membawa institusi A ikut intervensi," ungkapnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
5 hari lalu

Susno Duadji Klaim Tak Ada Perang Bintang di Kasus Febrie Adriansyah: Polri-Kejagung Punya Musuh Sama

5 hari lalu

Pengamat Intelijen: Febrie Adriansyah Diamputasi agar Tak Bisa Jadi Jaksa Agung

10 hari lalu

Dilaporkan Roy Suryo, Lechumanan Tak Sabar Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Polda Metro

11 hari lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal