Sementara untuk harga BBM non-subsidi, Bahlil menegaskan harga jual bakal menyesuaikan dinamika harga minyak mentah dunia. Maka dari itu belakangan Pertamina menaikkan hampir seluruh produk BBM-nya, kecuali pertalite, dan solar subsidi.
Dikarenakan harga jual BBM non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia, Bahlil mengatakan kondisi harganya pun bisa mengalami penurunan apabila harga minyak dunia tengah melemah.
"Yang khusus minyak BBM untuk masyarakat mampu, sesuai dengan permen, itu diserahkan harga pasar, jadi kadang naik kadang turun," pungkasnya.