Hingga 2040 mendatang, program hilirisasi di berbagai sektor diprediksi akan mendatangkan investasi hingga 618 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, dana 498,4 miliar dolar AS datang dari subsektor mineral dan batu bara (minerba) dan 68,3 miliar dolar AS dari minyak dan gas bumi.
Selain itu, hilirisasi juga diproyeksikan mendatangkan ekspor 857,9 miliar dolar AS, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 235,9 miliar dolar AS, hingga lebih dari 3 juta tenaga kerja.
Program hilirisasi menjadi salah satu program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Bahlil memandang hilirisasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional.