Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Tim iNews
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dok. Setkab)

“Dalam keadaan kondisi kayak begini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting,” katanya.

Selain itu, pemerintah membuka peluang impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Rusia. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembicaraan karena stok dalam negeri yang disebut masih cukup.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan impor minyak mentah sebanyak 150 juta barel dari Rusia tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Impor itu juga untuk pemenuhan industri. 

Yuliot mengatakan impor minyak dari Rusia tidak diserap seluruhnya oleh PT Pertamina (Persero). Sebab, para pelaku industri bisa langsung membeli minyak tersebut untuk kebutuhan aktivitas pertambangan, hingga pabrik petrokimia, sebagai bahan baku utama untuk memproduksi plastik, karet sintetis, serat pakaian, pupuk dan deterjen.

"Ini kan juga ada industri juga ya, kemudian ada kegiatan tambang juga, jadi kita bisa distribusikan untuk bahan baku petrokimia, kan juga diperlukan," ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

RI Tak Lagi Bergantung pada Minyak Timur Tengah, Bahlil: Sudah Kontrak dengan Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal