JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana, untuk memasukkan muatan lokal Betawi berbasis budaya ke dalam kurikulum pembelajaran. Ia menyebut kebijakan tersebut belum pernah diinisiasi gubernur sebelumnya.
Hal ini disampaikan Pramono saat memberi sambutan di acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH.Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).
"Saya inginkan adalah pendidikan muatan lokal. Ini yang tidak pernah dilakukan. Saya akan meminta kepada Ibu Nahdiana, Ibu Kepala Dinas Pendidikan, (masukan kurikulum) muatan-muatan lokal kebetawian," ujar Pramono.
Eks Sekretariat Kabinet ini mengaku, belum mengetahui sepenuhnya bahasa budaya Betawi. Menurutnya, kosa kata dari budaya Betawi ini perlu dilestarikan dan dimasukkan ke dalam kurikulum pembelajaran pendidikan dasar.